<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5713">
    <title>DSpace Community:</title>
    <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5713</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6165" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6082" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6081" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5718" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-16T15:20:29Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6165">
    <title>Rancang Bangun Aplikasi Media Pengenalan Adat Istiadat dan Budaya Sumatera Utara Berbasis Android</title>
    <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6165</link>
    <description>Title: Rancang Bangun Aplikasi Media Pengenalan Adat Istiadat dan Budaya Sumatera Utara Berbasis Android
Authors: Rika, Rosnelly
Abstract: Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki wilayah luas yang sekarang terdiri dari&#xD;
34 provinsi. Salah satunya provinsi Sumatera Utara yang merupakan bagian wilayah Indonesia&#xD;
yang memiliki kawasan cukup luas dengan berbagai kebudayaan khasnya. Adat istiadat dan&#xD;
kebudayaan merupakan aspek yang perlu dijaga serta dilestarikan agar tiap individu memiliki&#xD;
identitas yang jelas. Tetapi belakangan ini khusus nya pengenalan adat istiadat dan budaya yang&#xD;
ada di Sumatera Utara mengalami masa penurunan dalam bersosialisasi, Semakin maju arus&#xD;
globalisasi, rasa cinta terhadap adat istiadat dan budaya semakin berkurang yang berdampak&#xD;
bagi masyarakat asli Sumatera Utara. Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke&#xD;
Indonesia khusus nya di Sumatera Utara. Dengan adanya teknologi perangkat mobile saat ini&#xD;
dapat membantu masyarakat umum dalam pengenalan tentang adat istiadat dan budaya khusus&#xD;
nya di Sumatera Utara. Informasi yang diterima bisa lebih cepat diketahui dan akurat sehingga&#xD;
adat istiadat dan budaya yang ada tidak luntur, hilang, atau digantikan
Description: ada awalnya Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki wilayah luas&#xD;
yang sekarang terdiri dari 34 provinsi. Dengan banyaknya jumlah provinsi tersebut&#xD;
membuat Negara Indonesia mempunyai beragam kebudayaan dari segi adat&#xD;
istiadat, pakaian adat, rumah adat, tarian adat, bahasa daerah dan lagu daerah masing-masing salah&#xD;
satu nya provinsi Sumatera Utara. Penduduk asli provinsi Sumatera Utara ini terdiri dari suku&#xD;
Melayu, Batak Toba, Batak Mandailing, Batak Karo, nias, dan lain-lain sebagainya.&#xD;
Tetapi belakangan ini khusus nya adat istiadat dan budaya yang ada di Sumatera Utara&#xD;
mengalami masa penurunan dalam bersosialisasi terhadap adat istiadat dan budaya sehingga&#xD;
penduduk telah banyak yang melupakan tentang adat istiadat dan budaya di Sumatera Utara.&#xD;
Semakin maju arus globalisasi, rasa cinta terhadap adat istiadat dan budaya semakin berkurang&#xD;
yang berdampak bagi masyarakat asli Sumatera Utara. Terlalu banyaknya kehidupan asing yang&#xD;
masuk ke Indonesia khusus nya di Sumatera Utara, masyarakat kini telah berkembang menjadi&#xD;
masyarakat modern. Dalam suatu hal penyampaian informasi tentang adat istiadat yaitu: media&#xD;
buku, radio, koran dan internet. Bahkan di era globalisasi sekarang masih sangat jarang atau&#xD;
hampir tidak ada dalam platform android.&#xD;
Pada Penelitian [1] menyebutkan bahwa metode belajar yang dikenalkan kepada anak&#xD;
usia dini pada masa sekarang masih bersifat konvensional yang kurang membangkitkan minat&#xD;
anak dalam belajar mengenal angka dan huruf. Maka dari itu membutuhkan sebuah aplikasi media&#xD;
pembelajaran pengenalan angka dan huruf dengan menggunakan teknologi Augmented Reality&#xD;
dimana sebuah teknologi yang menggabungkan dunia maya dengan dunia nyata sehingga&#xD;
mengandung nilai edukasi yang dapat diajarkan oleh guru. Supaya dalam proses belajar anak tidak&#xD;
merasa bosan karena menampilkan bentuk 3 dimensi yang menarik.&#xD;
Penelitian [2] Bahasa Korea adalah sebuah bahasa yang sehari-hari digunakan oleh orangorang yang tinggal di Semenanjung Korea.Tetapi pada zaman sekarang ini media pembelajaran&#xD;
yang membahas tentang budaya dan aksara korea sangat terbatas sehingga dibutuhkan aplikasi&#xD;
media informasi pembelajaran budaya dan aksara Hangeul korea. Dalam penyampaian aplikasi&#xD;
ini terdapat fitur - fitur cara menulis hangeul korea, cara penyebutan aksara hangeul korea,selain&#xD;
itu terdapat juga fitur quiz untuk memahami seberapa ngerti tentang aksara Hangeul korea, serta&#xD;
mengenai budaya korea didalam aplikasi Android ini.&#xD;
Pendidikan di Indonesia masih banyak menggunakan metode konvensional yaitu dengan&#xD;
cara mendengarkan penjelasan dari guru dan menggunakan buku yang membuat siswa merasa&#xD;
mudah bosan. Maka dibuatlah suatu media pembelajaran dengan mengunakan teknologi&#xD;
multimedia interaktif berbasis android, supaya siswa lebih semangat untuk belajar. Sehingga&#xD;
siswa mudah mengenal para pahlawan nasional Indonesia untuk meningkatkan daya ingat dan&#xD;
nasionalisme [3].&#xD;
Rambu lalu lintas ialah bagian dari tanda-tanda yang terdapat dijalan raya yang memuat&#xD;
aturan-aturan yang harus ditaati oleh pengguna jalan. Dengan membangun aplikasi media&#xD;
pembelajaran pengenalan rambu – rambu lalu lintas menggunakan Augmented Reality berbasis&#xD;
android anak – anak usia dini di harapkan dapat lebih mengetahui rambu – rambu lalu lintas secara&#xD;
detail [4]. Komputer memiliki peranan penting dalam bidang pendidikan, dimana dengan adanya&#xD;
aplikasi multimedia yang beredar, maka di kembangkan sebuah aplikasi media pembelajaran&#xD;
berbasis android yang menerangkan tentang kebudayaan diIndonesa. Untuk membantu siswa agar&#xD;
lebih mudah memahami tentang kebudayaan diIndonesia [5].&#xD;
Kebudayaan di Kalimantan Tengah terdapat suku Dayak Ngaju yang memiliki beragam&#xD;
kebudayaan yang sangat unik dan perlu dilestarikan serta disebar luaskan agar dapat lebih dikenal&#xD;
oleh masyarakat luas. Tujuannya untuk memberikan informasi tentang kebudayan suku Dayak&#xD;
Ngaju sejarah dan asal usulnya yang terdiri dari tarian tradisional, kuliner, dan lagu. Sistem yang&#xD;
dibuat menggunakan metode pengembangan perangkat lunak System Development Life Cycle&#xD;
(SDLC) dengan pendekatan pengembangan model Waterfall. Bahasa pemrograman yang&#xD;
P</description>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6082">
    <title>PERBANDINGAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE DAN KNEAREST NEIGHBORS PADA KEMATANGAN BUAH SAWIT</title>
    <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6082</link>
    <description>Title: PERBANDINGAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE DAN KNEAREST NEIGHBORS PADA KEMATANGAN BUAH SAWIT
Authors: Rika, Rosnelly
Abstract: Berdasarkan pengamatan dan hasi dari observasi, buah kelapa sawit memiliki suatu warna buah yang&#xD;
hampir sama yaitu berwarna hitam pekat atau hitam agak kekuning-kuningan saat mentah, dan berwarna merah&#xD;
tua saat matang. Sangat sulit untuk membedakan buah kelapa sawit yang matang dan mentah. Tandan buah&#xD;
kelapasawit memiliki jumlah buah yang banyak, dalam satu tandan diperkirakan beratnya mencapai kurang&#xD;
lebih 20 sampai 30 Kilogram. Untuk dapat mengetahui kematangan buah sawit tersebut, dibutuhkan suatu&#xD;
sistem untuk melakukan klasifikasi kematangan buah secara otomatis. Metode Support Vector Machine (SVM)&#xD;
dan K-Nearest neighbors (K-NN) dapat digunakan untuk klasifikasi buah kelapa sawit yang matang dan&#xD;
mentah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model prediksiSupport Vector Machine dengan KNearest Neighbor dalam memprediksi kematangan buah sawit. Dalam penelitian ini, model Support Vector&#xD;
Machine dan K-Nearest Neighbor disajikan dalam dataset dari 40 data Image, yang terdiri dari 35 Image&#xD;
data Uji, dan 34 Image data Latih, Data latih yang digunakan berjumlah 34 data image dengan 2&#xD;
categorys. Data uji yang digunakan berjumlah 6 data image. Data latih dan data uji akan dilakukan&#xD;
proses mengekstrasi fitur gambar menggunakan Inception-V3. Setelah ekstrasi fitur gambar&#xD;
dilakukan, maka dilaksanakan hitungan metode Support Vector Machine (SVM) dan K-Nearest neighbors&#xD;
(K-NN). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kedua model prediksi kematangan buah sawit memiliki&#xD;
nilai akurasi yang sama. Support Vector Machine (SVM) dan K-Nearest neighbors (K-NN)K-NN yaitu&#xD;
0.500 dan 0.500. Hal tersebut menunjukkan bahwa kedua metode tersebut sama baiknya.&#xD;
. Penggunaan model Support Vector Machine dan K-Nearest Neighbor digunakan untuk memperoleh&#xD;
hasil yang relavan serta akurat dalam prediksi struktur sekunder. Kedua Metode ini akan digunakan untuk&#xD;
melihat kelebihan akurasi tertinggi. Sehingga Kedua metode ini, akan dibandingkan. dan bekerja baik dangan&#xD;
ruang dimensi yang tinggi dengan menggunakan bantuan aplikasi Orange data mining. Hasil yang diperoleh&#xD;
pada metode Support Vector Machine (SVM) skenario satu, mendapatkan nilai akurasi yang sangat baik, yaitu&#xD;
100%. Pada skenario dua, dengan menggunakan metode K-Nearest neighbors (K-NN) mendapatkan nilai&#xD;
akurasi yang sangat baik juga sebesar 100%.. Hal ini membuktikan bahwa kedua metode tersebut dapat&#xD;
digunakan untuk mengklasifikasikan kematangan buah kelapa sawit dengan hasil yang sangat baik.
Description: Penelitian ini berkaitan dengan prediksi&#xD;
kematangan buah sawit dengan menggunakan&#xD;
dua Algoritma pembanding yaitu dengan&#xD;
menggunakan Algritma Support Vector&#xD;
Machine (SVM) dan Algoritma K-Nearest&#xD;
Neighbor (KNN) .&#xD;
Metode Support Vector Machine (SVM),&#xD;
yaitu merupakan sistem pembelajaran dengan&#xD;
menggunakan ruang hipotesis yang berupa&#xD;
fungsi-fungsi linear didalam sebuah fitur yang&#xD;
memiliki dimensi tinggi dan dilatih&#xD;
menggunakan algoritma pembelajaran yang&#xD;
berdasarkan teori optimasi (Monika Parapat &amp;&#xD;
Tanzil Furqon, 2018).&#xD;
K-Nearest Neighbor Algoritma K-Nearest&#xD;
Neighbor (KNN) merupakan sebuah metode&#xD;
untuk melakukan klasifikasi terhadap objek&#xD;
berdasarkan data pembelajaran yang jaraknya&#xD;
paling dekat dengan objek tersebut (Raysyah et&#xD;
al., 2021)&#xD;
2. METODE&#xD;
Orange Data Mining adalah perangkat&#xD;
lunak open-source yang dirancang untuk&#xD;
menganalisis dan melakukan pengembangan&#xD;
data dengan pendekatan yang intuitif dan&#xD;
mudah digunakan. Aplikasi ini memungkinkan&#xD;
pengguna dari berbagai latar belakang,&#xD;
termasuk ilmuwan data, peneliti, mahasiswa,&#xD;
dan pengguna pemula, untuk memproses dan&#xD;
memahami data mereka dengan lebih efisien.&#xD;
2.1. Data Mining Process&#xD;
Hasil simulasi 2 model prediksi, data yang&#xD;
telah melalui tahap preprocessing selanjutnya&#xD;
dilakukan pengujian untuk mendapatkan model&#xD;
prediksi terbaik. Model prediksi yang telah&#xD;
dilakukan pengujian dan evaluasi dengan&#xD;
menggunakan kumpulan data uji pada aplikasi&#xD;
orange dimana 1 atribut sebagai targetnya.&#xD;
Model prediksi buah matang dapat&#xD;
dianalisa menggunakan orange tool untuk&#xD;
memilih metode terbaik. Model prediksi&#xD;
dataimage.&#xD;
Setelah dilakukan preprocessing data,&#xD;
maka selanjutnya dataiamge diproses kedalam&#xD;
model prediksi pada software orange dengan&#xD;
menggunakan metode K-NN dan SVM</description>
    <dc:date>2023-11-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6081">
    <title>DETEKSI PENGENALAN WAJAH ORANG BERBASIS AI COMPUTER VISION</title>
    <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/6081</link>
    <description>Title: DETEKSI PENGENALAN WAJAH ORANG BERBASIS AI COMPUTER VISION
Authors: Rika, Rosnelly
Abstract: Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menjadi perhatian utama dalam penerapan&#xD;
Personal Identification (PI). Visi komputer sebagai subkategori AI bertujuan untuk mengekstrak&#xD;
informasi yang berguna dari gambar. Pengenalan wajah menjadi penting karena kompleksitas&#xD;
wajah manusia yang memiliki ciri-ciri berbeda. Penelitian ini berfokus pada pengenalan dan&#xD;
verifikasi wajah menggunakan computer vision dengan tujuan mendeteksi dan mengenali citra&#xD;
wajah seseorang secara akurat. Algoritma Histogram of Oriented Gradients (HOG) digunakan&#xD;
sebagai solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam bidang keamanan dan&#xD;
aplikasi lainnya. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan teknik dan metode yang&#xD;
lebih baik untuk deteksi wajah dan pengolahan gambar dalam bidang teknologi informasi,&#xD;
khususnya dalam aplikasi pengenalan wajah. Hasil dari perancangan dan pengujian deteksi&#xD;
pengenalan dan verifikasi wajah berbasis computer vision menunjukkan bahwa program yang&#xD;
dibuat dari model algoritma HOG dengan fitcecoc multiclass SVM mampu mendeteksi citra&#xD;
wajah orang dengan baik setelah melewati proses testing, dengan tingkat akurasi mencapai&#xD;
98.5714%.
Description: Kemajuan teknologi artificial&#xD;
intelligence (AI) yang cukup signifikan&#xD;
telah menjadi perhatian untuk penerapan&#xD;
Personal Identification (PI). Sebagai&#xD;
teknologi berbasis AI, banyak aplikasi&#xD;
personal identification telah diperluas ke&#xD;
berbagai bidang seperti ilmu forensik,&#xD;
biometrik, medis dan pendidikan [1]. AI&#xD;
atau kecerdasan buatan adalah bidang ilmu&#xD;
komputer yang mempelajari kecerdasan&#xD;
manusia untuk menciptakan kecerdasan&#xD;
buatan yang mampu memecahkan masalah.&#xD;
Visi komputer adalah subkategori&#xD;
kecerdasan buatan (AI). Tujuan dari visi&#xD;
komputer adalah untuk mengekstrak&#xD;
informasi yang berguna dari gambar[2].&#xD;
Sejumlah sistem telah dikembangkan yang&#xD;
memanfaatkan kemampuan pengenalan&#xD;
wajah, termasuk entri dan kontrol yang&#xD;
aman, pemrosesan gambar, dan visi&#xD;
komputer, penemuan komputasi yang&#xD;
membantu menciptakan sistem yang&#xD;
mendekati sistem visual manusia..&#xD;
Pemrosesan citra dan visi komputer&#xD;
sekarang sering digunakan di perusahaan&#xD;
atau institusi untuk meningkatkan sistem&#xD;
keamanan berdasarkan data karakteristik&#xD;
fisik atau perilaku yang disebut biometrik&#xD;
[3]. Wajah Itu adalah bagian dari manusia&#xD;
yang memiliki karakteristik berbeda.&#xD;
Karena wajah manusia mewakili sesuatu&#xD;
yang kompleks, sangat penting untuk&#xD;
mengembangkan model komputer yang&#xD;
sempurna untuk pengenalan wajah. Salah&#xD;
satunya adalah kebutuhan dalam industri&#xD;
keamanan untuk mengidentifikasi informasi&#xD;
pribadi individu, mengisi daftar hadir&#xD;
dengan menggunakan pemindai wajah, dan&#xD;
membuka pintu dengan menggunakan&#xD;
wajah [4].</description>
    <dc:date>2023-06-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5718">
    <title>Utilization of Digital Image and Convolution Neural Network Algorithm in Customer Satisfaction Survey with Facial Expressions</title>
    <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5718</link>
    <description>Title: Utilization of Digital Image and Convolution Neural Network Algorithm in Customer Satisfaction Survey with Facial Expressions
Authors: Rika, Rosnelly
Abstract: The	human	face	provides	us	with	a	lot	of	information	about	a	person,	and	arguably	the	two	most	important	pieces	&#xD;
of	information	in	a	 face	are	a	person's	identity	and	 their	emotional	state.	 Judgments	 of	identity	and	emotion	&#xD;
facilitate	social	interactions.	Services	are	a	crucial	part	of	the	activities	of	all	organizations,	especially	those	in	the	&#xD;
service	 sector.	 Good	 services	 support	 customer	 satisfaction	 and	 ultimately	 impact	 the	 progress	 of	 the	&#xD;
organization.	The	Convolutional	Neural	Network	algorithm	has	become	the	most	widely	used	neural	architecture	&#xD;
in	various	tasks,	including	image	classification,	audio	pattern	recognition,	machine	translation	of	text,	and	speech	&#xD;
recognition.	The	data	groups	(angry,	fearful,	happy,	neutral,	sad,	and	surprised)	tested	with	a	threshold	value	of	&#xD;
30	epochs	achieved	a	loss	(error)	accuracy	of	1.5146 on	the	test	data.	The	accuracy	on	the	test	data	is	0.61.	The	&#xD;
proposed	 Convolutional	 Neural	 Network	 algorithm	 and	 digital	 image	 utilization	 achieved	 high	 accuracy	&#xD;
performance	to	assist	in	evaluating	a	service-related	field
Description: The	human	face	provides	us	with	a	lot	of	information	about	someone,	and	it	can	be	said	that	the	two	&#xD;
most	important	pieces	of	information	in	a	face	are	identity	and	emotional	state.	Assessing	identity	and	&#xD;
emotions	facilitates	social	interactions	(Noyes	et	al.,	2021). Facial	expression	recognition	has	become	&#xD;
important	with	 the	advancement	of	 technology	in	computers,	mobile	phones,	robots,	and	so	on.	This	&#xD;
advancement	 has	 made	 human-technology	 interactions	 increasingly	 unavoidable.	 By	 using	 facial	&#xD;
expressions,	 systems	 can	 be	 developed	 to	 recognize	 customer	 satisfaction,	 among	 other	 things&#xD;
(Alamsyah	et	al.,	2020). Customer	service	is	a	crucial	part	of	all	organizations,	especially	those	in	the	&#xD;
service	sector,	and	good	service	supports	customer	satisfaction,	ultimately	leading	to	the	progress	of	the	&#xD;
respective	 organization.	 Consumer	 satisfaction	 as	 an	 implication	 of	 service	 maximization	 has	 been	&#xD;
extensively	researched	both	in	service	and	non-service	companies	(Badar	et	al.,	2021).	Segmentation	&#xD;
refers	to	partitioning	an	image	into	several	parts	based	on	similarity	of	characteristics	or	uniformity.	Its	&#xD;
usefulness	is	particularly	significant	in	image	analysis	and	digital	image	processing	applications	(Anwar	&#xD;
et	al.,	2021).	Digital	Image	Processing	is	a	discipline	that	studies	techniques	for	processing	images,	which	&#xD;
can	be	images	or	videos (Anwar	et	al.,	2021) Segmentation	refers	to	partitioning	an	image	into	several	&#xD;
parts	 based	 on	 similarity	 of	 characteristics	 or	 uniformity.	 Its	 usefulness	is	 particularly	 significant	in	&#xD;
image	analysis	and	digital	image	processing	applications	(Anwar	et	al.,	2021).	Digital	Image	Processing	&#xD;
is	a	discipline	that	studies	techniques	for	processing	images,	which	can	be	images	or	videos (Fakultas	et	&#xD;
al.,	 2020) Classification is	 one	 of	 the	 techniques	 in	 data	 mining	 that	 involves	 the	 concept	 of	 neural	&#xD;
networks,	where	the	artificial	neural	network,	often	referred	to	as	Convolutional	Neural	Network	(CNN),	&#xD;
undergoes	validation	processes	with	 training	and	 test	data.	The	process	of	neural	networks	involves	&#xD;
classification	with	guidance	(Sari	Hutagalung	et	al.,	 2023). Convolutional	Neural	Network	 (CNN)	 has	&#xD;
become	the	most	widely	used	neural	architecture	in	various	tasks,	including	image	classification,	audio	&#xD;
pattern	 recognition,	 machine	 translation	 of	 texts,	 and	 speech	 recognition (Zhu	 et	 al.,	 n.d.) Based	 on	&#xD;
human	knowledge	in	distinguishing	facial	expressions,	this	research	will	explore	the	utilization	of	digital	&#xD;
image	 of	 human	 facial	 expressions	 with	 Convolutional	 Neural	 Network	 Algorithm	 in	 a	 survey	 of	&#xD;
customer	satisfaction	towards	a	service.</description>
    <dc:date>2023-08-30T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

