<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5353</link>
    <description />
    <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 20:28:14 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-05T20:28:14Z</dc:date>
    <item>
      <title>Similarity Diagnosis of Toddler Digestion Disorder using  forward chaining method</title>
      <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5696</link>
      <description>Title: Similarity Diagnosis of Toddler Digestion Disorder using  forward chaining method</description>
      <pubDate>Sat, 25 Feb 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5696</guid>
      <dc:date>2023-02-25T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Analisis Sentimen Pengguna Transportasi Online Terhadap Layanan Grab Indonesia Menggunakan Multinomial Naive Bayes Classifier</title>
      <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5695</link>
      <description>Title: Analisis Sentimen Pengguna Transportasi Online Terhadap Layanan Grab Indonesia Menggunakan Multinomial Naive Bayes Classifier
Authors: Dr. B. Herawan, Hayadi
Abstract: Ojek online telah merambah dunia transportasi di Indonesia. Terobosan baru yang&#xD;
semakin diminati banyak orang ini, tidak hanya menyediakan transportasi angkutan&#xD;
penumpang saja namun juga melayani jasa kurir untuk pemesanan makanan, jasa&#xD;
pengiriman barang, dokumen, dan berbelanja. Banyaknya pelayanan yang diberikan&#xD;
perusahaan ojek online, semakin banyak pula opini yang dilontarkan masyarakat&#xD;
melalui twitter, mengenai kualitas dari setiap jenis layanan yang diberikan oleh&#xD;
perusahaan ojek online. Opini yang memiliki sentimen tersebut akan dianalisis&#xD;
sehingga dapat diketahui layanan mana yang mendapatkan sentimen positif, negatif,&#xD;
dan netral. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah pendekatan yang dapat menganalisis&#xD;
sentimen masyarakat terhadap kualitas dari setiap layanan ojek online. Pada penelitian&#xD;
ini metode yang digunakan yaitu term frequency (tf) dan multinomial naive bayes&#xD;
classifier. Tahapan keseluruhan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah&#xD;
preprocessing (cleaning, case folding, tokenisasi, convert negation, stopword removal,&#xD;
stemming, dan normalisasi), perhitungan frekuensi kemunculan kata (tf), dan&#xD;
klasifikasi sentimen. Hasil dari penelitian ini adalah mengklasifikasikan tweet ke dalam&#xD;
sentimen positif, negatif, netral dan mengetahui kualitas dari setiap jenis layanan ojek&#xD;
online. Dengan menggunakan algoritma dan metode ini, akurasi yang didapat adalah&#xD;
sebesar 86,57%. Pendekatan ini diharapkan akan sangat membantu pihak perusahaan&#xD;
ojek online untuk memperbaiki kualitas dari setiap jenis layanan yang ada.
Description: Analisis sentimen atau opinion mining merupakan proses memahami, mengekstrak, dan mengolah data tekstual&#xD;
secara otomatis untuk mendapatkan suatu informasi sentimen yang terkandung dalam suatu kalimat opini [1]. Secara&#xD;
umum, analisis sentimen bertujuan untuk menentukan sikap pembicara atau penulis terhadap suatu topik atau keseluruhan&#xD;
polaritas kontekstual pada suatu dokumen [2]. Sikap dapat berupa penilaian atau evaluasi, sisi emosional penulis pada&#xD;
saat menulis atau efek komunikasi emosional yang penulis inginkan terhadap pembacanya. Twitter sebagai salah satu&#xD;
jejaring sosial yang interaktif memungkinkan penggunanya untuk mengkritisi suatu isu maupun sebuah fasilitas&#xD;
pelayanan secara real time. Masyarakat yang semula membutuhkan waktu lama untuk menyampaikan aspirasinya kini&#xD;
dapat melakukannya dengan mudah berkat kehadiran teknologi ini.&#xD;
Salah satu transportasi online yang ramai dibicarakan oleh masyarakat adalah ojek online. Ojek online atau sering&#xD;
disebut Ojol merupakan transformasi dari ojek konvensional yang biasanya bertempat di pangkalan untuk menunggu&#xD;
pelanggan. Seiring berjalannya waktu, Ojol ini semakin diminati masyarakat apalagi dengan bantuan smartphone.&#xD;
Pelayanan yang disediakan tidak hanya transportasi angkutan penumpang saja, namun juga melayani jasa kurir untuk&#xD;
pemesanan makanan, jasa pembersih untuk bersih-bersih rumah dan kantor, pengiriman barang, dokumen, berbelanja,&#xD;
dan lain sebagainya.&#xD;
Grab Indonesia sebagai salah satu perusahaan ojek online terkemuka di Indonesia memiliki jumlah pelanggan yang&#xD;
cukup besar dan mencakup hampir seluruh wilayah di Indonesia. Setiap pelanggan memiliki tingkat kepuasan berbeda&#xD;
terhadap layanan yang diberikan oleh Grab Indonesia, sehingga selalu ada pro dan kontra berupa saran dan keluhan.&#xD;
Pemrosesan terhadap saran dan keluhan kini dapat disampaikan secara real time melalui akun Twitter @GrabID, sehingga&#xD;
Grab Indonesia dapat mengetahui tanggapan secara cepat tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan.&#xD;
Namun mengingat banyaknya jumlah pelanggan, tidak sedikit pula saran maupun keluhan yang ditujukan ke akun&#xD;
@GrabID yang diterima per hari.&#xD;
Dilihat dari permasalahan yang ada, maka diperlukan sebuah solusi berupa analisis terhadap saran maupun keluhan&#xD;
yang diterima oleh perusahaan ojek online Grab Indonesia dari pelanggan yang mengirimkan tweet ke akun user&#xD;
@GrabID pada media sosial media Twitter sehingga dapat diketahui informasi sentimen pelanggan terhadap pelayanan&#xD;
yang telah diberikan secara cepat. Data dapat di peroleh melalui proses crawling dengan menggunakan fasilitas Twitter&#xD;
API.&#xD;
Adapun permasalahan pengklasifikasian sebuah kalimat sentimen ke dalam kelas–kelas tertentu dapat diselesaikan&#xD;
dengan metode Multinomial Naive Bayes Classifier. Metode ini memiliki beberapa kelebihan antara lain, sederhana,&#xD;
cepat, dan berakurasi tinggi yang memiliki keunggulan dalam memproses teks. Metode MNBC untuk klasifikasi atau&#xD;
kategorisasi teks menggunakan atribut kata yang muncul dalam suatu dokumen sebagai dasar klasifikasinya</description>
      <pubDate>Sat, 16 Jul 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5695</guid>
      <dc:date>2022-07-16T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Komparasi 3 Metode Algoritma Klasifikasi Data Mining Pada Prediksi Kenaikan Jabatan</title>
      <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5694</link>
      <description>Title: Komparasi 3 Metode Algoritma Klasifikasi Data Mining Pada Prediksi Kenaikan Jabatan
Authors: Dr. B. Herawan, Hayadi
Abstract: Dengan semakin berkembangnya perusahaan dan akses karyawan untuk meningkatkan&#xD;
keinginan untuk menjadikan karyawan teladan atau menjadi karyawan yang memiliki&#xD;
ide tinggi untuk menjadi panutan bagi bawahan atau karyawan lainnya, maka dari kasus&#xD;
penelitian di kampus universitas, kualitas melakukan survei dengan data yang diperoleh&#xD;
langsung dari universitas. Karyawan yang bekerja sebagai karyawan tetap atau kontrak&#xD;
terkadang mendapatkan hak sebagai kenaikan kenaikan pangkat dari perusahaan untuk&#xD;
masing-masing bidang serta alokasi kinerja karyawan yang memuaskan dari aspek&#xD;
pekerjaan yang dilakukan. Pada model penelitian ini menggunakan tiga model dari&#xD;
Naïve Bayes, K-Nearest Neighbor, dan Neural Network dengan mengambil dataset&#xD;
langsung dari hasil analisis, untuk itu dilakukan analisis pada setiap aspek untuk&#xD;
mengetahui hasil klasifikasi nilai yang digunakan pada evaluasi menggunakan validasi&#xD;
5-Fold, 10-Fold, dan Cross Validatio 20-Fold sehingga diperoleh hasil identifikasi pada&#xD;
klasifikasi promosi dengan nilai akurasi tertinggi 76,6%, nilai F1 tertinggi 67,8%, nilai&#xD;
presisi tertinggi sebesar 65,9%, dan nilai recall tertinggi sebesar 76,6%.
Description: With the increasing growth of the company and employee access to increase the desire&#xD;
to make exemplary employees or become employees who have high ideas to become&#xD;
role models for subordinates or other employees, so from the research case on the&#xD;
university campus, quality conducts a survey with data obtained directly from the&#xD;
university. Employees who work as permanent or contract employees sometimes get&#xD;
the right as an increase for promotion from the company for each field as well as an&#xD;
allocation of satisfactory employee performance from the aspect of the work carried&#xD;
out. In this research model using three models from Naïve Bayes, K-Nearest Neighbor,&#xD;
and Neural Network by taking the dataset directly from the analysis results, for that an&#xD;
analysis is carried out on each aspect to determine the results of the value classification&#xD;
used in the evaluation using 5-Fold validation, 10-Fold, and 20-Fold Cross Validatio&#xD;
thus obtain results to identify in the promotion classification with the highest value of&#xD;
accuracy of 76.6%, the highest value of F1 of 67.8%, the highest value of precision of&#xD;
65.9%, and the highest value of recall of 76.6%.</description>
      <pubDate>Sat, 16 Jul 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5694</guid>
      <dc:date>2022-07-16T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>Klasifikasi Tekstur Kematangan Buah Jeruk Manis Berdasarkan Tingkat Kecerahan Warna dengan Metode Deep Learning Convolutional Neural Network</title>
      <link>http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5693</link>
      <description>Title: Klasifikasi Tekstur Kematangan Buah Jeruk Manis Berdasarkan Tingkat Kecerahan Warna dengan Metode Deep Learning Convolutional Neural Network
Authors: Dr. B. Herawan, Hayadi
Abstract: Sweet orange is very much consumed by humans because oranges are rich in vitamin C,&#xD;
sweet oranges can be consumed directly to drink. The classification carried out to determine proper&#xD;
(good) and unfit (rotten) oranges still uses manual methods, The classification has several weaknesses,&#xD;
namely the existence of human visual limitations, is influenced by the psychological condition of the&#xD;
observations and takes a long time. One of the classification methods for sweet orange fruit with a&#xD;
computerized system the Convolutional Neural Network (CNN) is algorithm deep learning to the&#xD;
development of the Multilayer Perceptron (MLP) with 100 datasets of sweet orange images, the&#xD;
classification accuracy rate was 97.5184%. the classification was carried out, the result was 67.8221%.&#xD;
Testing of 10 citrus fruit images divided into 5 good citrus images and 5 rotten citrus images at 96% for&#xD;
training 92% for testing which were considered to have been able to classify the appropriateness of&#xD;
sweet orange fruit very well. The graph of the results of the accuracy testing is 0.92 or 92%. This result&#xD;
is quite good, for the RGB histogram display the orange image is good; Sweet orange is very much consumed by humans because oranges are rich in vitamin C,&#xD;
sweet oranges can be consumed directly to drink. The classification carried out to determine proper&#xD;
(good) and unfit (rotten) oranges still uses manual methods, The classification has several weaknesses,&#xD;
namely the existence of human visual limitations, is influenced by the psychological condition of the&#xD;
observations and takes a long time. One of the classification methods for sweet orange fruit with a&#xD;
computerized system the Convolutional Neural Network (CNN) is algorithm deep learning to the&#xD;
development of the Multilayer Perceptron (MLP) with 100 datasets of sweet orange images, the&#xD;
classification accuracy rate was 97.5184%. the classification was carried out, the result was 67.8221%.&#xD;
Testing of 10 citrus fruit images divided into 5 good citrus images and 5 rotten citrus images at 96% for&#xD;
training 92% for testing which were considered to have been able to classify the appropriateness of&#xD;
sweet orange fruit very well. The graph of the results of the accuracy testing is 0.92 or 92%. This result&#xD;
is quite good, for the RGB histogram display the orange image is good
Description: Tanaman jeruk manis (Citrus Sinensis) adalah tanaman buah tahunan yang berasal dari&#xD;
Asia.[1] Diyakini bahwa Cina adalah tempat pertama bagi jeruk yang tumbuh. Selama ratusan&#xD;
tahun, jeruk telah tumbuh di Indonesia, baik secara alami maupun dibudidayakan. Tanaman&#xD;
orange di Indonesia adalah peninggalan Belanda yang membawa jeruk manis dan keprok dari&#xD;
Amerika dan Italia. [2]. Tanaman Jeruk manis paling cocok ditanam di daerah subtropis yang&#xD;
memiliki suhu rata-rata 20 – 25o&#xD;
C.[3] Jeruk manis mempunyai kedudukan paling istimewa&#xD;
diantara jenis jeruk lain dan merupakan kunci bagi industri jeruk diseluruh dunia. Sebab jeruk&#xD;
jenis ini merupakan bahan pembuat minuman yang sangat baik dan buahnya dapat dibuat&#xD;
(selai)[4]. Selain itu, bunga, biji dan Kulitnya dapat diambil minyaknya[5]. Buah non-klimaerik&#xD;
jeruk ini ketika matangnya buah, hanya dapat diperoleh dipetik langsung dipohon atau tidak&#xD;
dapat diperam setelah proses panen[6]. Sehingga penting untuk memetik ataupun memanen&#xD;
buah jeruk saat matangnya[7]. Memanen buah dengan rasa asam tidak akan berubah jadi manis&#xD;
karena tidak ada proses pematangan saat setelah panen [8]. Proses klarifikasi yang dilakukan&#xD;
untuk menentukan jeruk layak (bagus) dan tidak layak (busuk) bahkan begitu banyak inputan&#xD;
menggunakan cara manual [9] [10]. Manual berarti dibuat sesuai dengan pengamatan visual&#xD;
langsung pada buah yang akan diklasifikasikan [11]. Kelemahan dari klasifikasi manual sangat&#xD;
dipengaruhi oleh subjektivitas operator penyortiran sehingga, dalam kondisi tertentu, itu tidak&#xD;
konsisten dengan proses klasifikasi [12].&#xD;
Convolutional Neural Network (CNN) bahagian dari algoritma deep learning&#xD;
dikembangkan dengan Multilayer Percepton (MLP) dirancang sebagai mengolah data dalam&#xD;
bentukkan dua dimensi, misalnya suara dan gambar [13]. CNN digunakan mengklasifikasi data&#xD;
yang terlabel dengan menfungsikan metode supervised learning[14], [15]. Bagian daripada&#xD;
jenis neural network biasanya digunakan didata image adalah CNN. Pada tingkat kedalaman&#xD;
jaringan CNN termasulah jenis Deep Neural Network dan sering digunakan dalam data citra&#xD;
image [16]. Tahap pembelajaran menggunakan backpropagation, klasifikasi menggunakan&#xD;
feedforward dua bahagian tersebut termasuk kedalam CNN. Keuntungan dari CNN&#xD;
dibandingkan dengan metode klasifikasi lain semakin terlihat ketika digunakan untuk&#xD;
mengklasifikasikan pada citra gambar dengan lebih banyak atau kelas yang besar [17].&#xD;
Deep Learning merupakan bagian Machine Learning dengan basis Jaringan Syaraf&#xD;
Tiruan (JST)[18] atau pembaharuan JST dalam mendedikasikan komputer untuk dapat berpikir&#xD;
melakukan layaknya seperti manusia[19]. Deep Learning, pada komputer dikategorikan&#xD;
kedalam mengklasifikasi pengambilan dari gambar, suara, teks, atau video [20]. Seperti pada&#xD;
komputer pengujian dan dilatih memakai data set yang memiliki label dan dalam jumlah besar&#xD;
selanjutnya diubah kedalam nilai piksel pada gambar untuk dijadikan representasi internal atau&#xD;
feature vector[21] kemudian selanjutnya pengklasifikasian didapatkan dan digunakan pada&#xD;
deteksi untuk mengklasifikasikan pola pada masukan input [22]. Deep learning merupakan&#xD;
pembelajaran reprensentasi untuk membentuk arsitektur jaringan syaraf tiruan dengan multi&#xD;
lapisan layer[23]. Input layer, hidden layer, dan output layer dalam lapisan deep learning, [24].&#xD;
Pada hidden layer dengan lapisan yang banyak untuk dapat membuat komposisi algoritma&#xD;
dalam hal meminimalisir nilai error pada output [25]&#xD;
Atas dasar penelitian terkait yang menggunakan metode Neuron Network yang konklusif&#xD;
adalah penerapan jaringan neuron convolutional network untuk klasifikasi gambar tomat&#xD;
menggunakan Keras (Taiara Shafira, 2018), yang merupakan subjek penelitian. Pada pencarian&#xD;
kali ini adalah tomat, menggunakan R studio dan Keras, [26]. Dengan hasil penelitian Tingkat&#xD;
keakuratan data uji yang diperoleh dari analisa pemodelan yang terbentuk adalah 90%&#xD;
klasifikasi gambar tomat. Data baru klasifikasi adalah 10 gambar tomat dalam pengujian model&#xD;
tomat yang terbentuk, yaitu setiap gambar berhasil diklasifikasikan dengan benar. Untuk itu&#xD;
disini diterapkannlah bagaimana klasifikasi terhadap Buah Jeruk Manis dengan menggunakan&#xD;
metode tersebut.; Tanaman jeruk manis (Citrus Sinensis) adalah tanaman buah tahunan yang berasal dari&#xD;
Asia.[1] Diyakini bahwa Cina adalah tempat pertama bagi jeruk yang tumbuh. Selama ratusan&#xD;
tahun, jeruk telah tumbuh di Indonesia, baik secara alami maupun dibudidayakan. Tanaman&#xD;
orange di Indonesia adalah peninggalan Belanda yang membawa jeruk manis dan keprok dari&#xD;
Amerika dan Italia. [2]. Tanaman Jeruk manis paling cocok ditanam di daerah subtropis yang&#xD;
memiliki suhu rata-rata 20 – 25o&#xD;
C.[3] Jeruk manis mempunyai kedudukan paling istimewa&#xD;
diantara jenis jeruk lain dan merupakan kunci bagi industri jeruk diseluruh dunia. Sebab jeruk&#xD;
jenis ini merupakan bahan pembuat minuman yang sangat baik dan buahnya dapat dibuat&#xD;
(selai)[4]. Selain itu, bunga, biji dan Kulitnya dapat diambil minyaknya[5]. Buah non-klimaerik&#xD;
jeruk ini ketika matangnya buah, hanya dapat diperoleh dipetik langsung dipohon atau tidak&#xD;
dapat diperam setelah proses panen[6]. Sehingga penting untuk memetik ataupun memanen&#xD;
buah jeruk saat matangnya[7]. Memanen buah dengan rasa asam tidak akan berubah jadi manis&#xD;
karena tidak ada proses pematangan saat setelah panen [8]. Proses klarifikasi yang dilakukan&#xD;
untuk menentukan jeruk layak (bagus) dan tidak layak (busuk) bahkan begitu banyak inputan&#xD;
menggunakan cara manual [9] [10]. Manual berarti dibuat sesuai dengan pengamatan visual&#xD;
langsung pada buah yang akan diklasifikasikan [11]. Kelemahan dari klasifikasi manual sangat&#xD;
dipengaruhi oleh subjektivitas operator penyortiran sehingga, dalam kondisi tertentu, itu tidak&#xD;
konsisten dengan proses klasifikasi [12].&#xD;
Convolutional Neural Network (CNN) bahagian dari algoritma deep learning&#xD;
dikembangkan dengan Multilayer Percepton (MLP) dirancang sebagai mengolah data dalam&#xD;
bentukkan dua dimensi, misalnya suara dan gambar [13]. CNN digunakan mengklasifikasi data&#xD;
yang terlabel dengan menfungsikan metode supervised learning[14], [15]. Bagian daripada&#xD;
jenis neural network biasanya digunakan didata image adalah CNN. Pada tingkat kedalaman&#xD;
jaringan CNN termasulah jenis Deep Neural Network dan sering digunakan dalam data citra&#xD;
image [16]. Tahap pembelajaran menggunakan backpropagation, klasifikasi menggunakan&#xD;
feedforward dua bahagian tersebut termasuk kedalam CNN. Keuntungan dari CNN&#xD;
dibandingkan dengan metode klasifikasi lain semakin terlihat ketika digunakan untuk&#xD;
mengklasifikasikan pada citra gambar dengan lebih banyak atau kelas yang besar [17].&#xD;
Deep Learning merupakan bagian Machine Learning dengan basis Jaringan Syaraf&#xD;
Tiruan (JST)[18] atau pembaharuan JST dalam mendedikasikan komputer untuk dapat berpikir&#xD;
melakukan layaknya seperti manusia[19]. Deep Learning, pada komputer dikategorikan&#xD;
kedalam mengklasifikasi pengambilan dari gambar, suara, teks, atau video [20]. Seperti pada&#xD;
komputer pengujian dan dilatih memakai data set yang memiliki label dan dalam jumlah besar&#xD;
selanjutnya diubah kedalam nilai piksel pada gambar untuk dijadikan representasi internal atau&#xD;
feature vector[21] kemudian selanjutnya pengklasifikasian didapatkan dan digunakan pada&#xD;
deteksi untuk mengklasifikasikan pola pada masukan input [22]. Deep learning merupakan&#xD;
pembelajaran reprensentasi untuk membentuk arsitektur jaringan syaraf tiruan dengan multi&#xD;
lapisan layer[23]. Input layer, hidden layer, dan output layer dalam lapisan deep learning, [24].&#xD;
Pada hidden layer dengan lapisan yang banyak untuk dapat membuat komposisi algoritma&#xD;
dalam hal meminimalisir nilai error pada output [25]&#xD;
Atas dasar penelitian terkait yang menggunakan metode Neuron Network yang konklusif&#xD;
adalah penerapan jaringan neuron convolutional network untuk klasifikasi gambar tomat&#xD;
menggunakan Keras (Taiara Shafira, 2018), yang merupakan subjek penelitian. Pada pencarian&#xD;
kali ini adalah tomat, menggunakan R studio dan Keras, [26]. Dengan hasil penelitian Tingkat&#xD;
keakuratan data uji yang diperoleh dari analisa pemodelan yang terbentuk adalah 90%&#xD;
klasifikasi gambar tomat. Data baru klasifikasi adalah 10 gambar tomat dalam pengujian model&#xD;
tomat yang terbentuk, yaitu setiap gambar berhasil diklasifikasikan dengan benar. Untuk itu&#xD;
disini diterapkannlah bagaimana klasifikasi terhadap Buah Jeruk Manis dengan menggunakan&#xD;
metode tersebut.</description>
      <pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5693</guid>
      <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

