Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/4804
Title: KERJASAMA PEMERINTAH INDONESIA DAN JEPANG DALAM MENANGANI PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFFICKING)
Authors: AFNI, TENGKU
Keywords: Perdagangan Manusia, Human Trafficking, Kejahatan Teroganisasi
Issue Date: Dec-2021
Publisher: UNIVERSITAS POTENSI UTAMA
Abstract: Perdagangan orang merupakan kejahatan yang tidak hanya terjadi di Indonesia namun juga di berbagai Negara. Permasalahan yang timbul dalam hal ini adalah bagaimana pengaturan hukum tentang perdagangan orang yang berlaku di Indonesia dan Hukum Internasional tentang perdagangan orang, serta sanksi pidana terhadap pelaku perdagangan orang di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perdagangan Orang Sebagai Kejahatan Teroganisasi Transnasional. Perdagangan manusia (human trafficking) merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di Indonesia, baik dalam domestik ataupun dalam lingkup lintas batas negara (transnasional). Human trafficking adalah sebuah istilah yang diambil dari bahsa inggis human trafficking yang artinya perpindahan, dengan arti lain adalah suatu perpindahan migrasi yang awalnya berasal dari tempat ia tinggal ke tampat dimana ia akan melakukan kerja secara paksa, pelanggaran hukum inilah yang disebut dengan human trafficking, human trafficking juga adalah suatu bentukan dari model perbudakan modren. Fenomena human trafficking tersebut adalah masalah perdagangan perempuan dan anak-anak yang secara global semakin serius.
URI: http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/4804
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BAB II.pdf221.16 kBAdobe PDFView/Open
BAB I.pdf332.04 kBAdobe PDFView/Open
BAB V.pdf87.87 kBAdobe PDFView/Open
DAFTAR PUSTAKA.pdf328.33 kBAdobe PDFView/Open
ABSTRAK.pdf82.2 kBAdobe PDFView/Open
BAB IV.pdf288.82 kBAdobe PDFView/Open
BAB III.pdf341.79 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.