Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/4832
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorDARUNG, SERVASIUS-
dc.date.accessioned2022-02-11T04:25:02Z-
dc.date.available2022-02-11T04:25:02Z-
dc.date.issued2021-12-
dc.identifier.urihttp://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/4832-
dc.description.abstractKejahatan Human Trafficking merupakan kejahatan terorganisir yang mengancam keamanan individu, keamanan nasional suatau negara dan keamanan internasional. Human Trafficking adalah termasuk kejahatan non tradisional dalam hubungan internasional. Negara-negara dunia pada umumnya mengalami ancaman seperti ini, dan cendrung mengancam Hak Asasi Manusia. Korban Human Trafficking akan direkrut oleh pelaku dan dikirim ketempat tujuan seperti ke kota-kota besar dank ke setiap negara. Hampir disetiap provinsi di Indonesia terjadi kasus Human Trafficking, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada tahun 2017 Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi daerah kasus Human Trafficking tertinggi di Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh faktor kemiskinan, minimnya lapangan kerja, budaya, perbedaan kelas sosial dan globalisasi, maka penulis menggunakan teori modernism dan teori marxisme sebagai teori kritik.en_US
dc.publisherUNIVERSITAS POTENSI UTAMAen_US
dc.subjectHuman Trafficking, Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan Malaysiaen_US
dc.titleMALAYSIA SEBAGAI NEGARA TUJUAN HUMAN TRAFFICKING DARI INDONESIA STUDI KASUS: PROVINSI NUSA TENGGARA TIMURen_US
dc.typeOtheren_US
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Abstrak.pdf181.77 kBAdobe PDFView/Open
BAB III.pdf406.12 kBAdobe PDFView/Open
BAB II.pdf411.71 kBAdobe PDFView/Open
BAB IV.pdf425.15 kBAdobe PDFView/Open
BAB V.pdf187.73 kBAdobe PDFView/Open
Daftar Pustaka.pdf427.3 kBAdobe PDFView/Open
BAB I.pdf368.09 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.