Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5750
Title: UPAYA DIPLOMASI KESEHATAN INDONESIA MELALUI KERJASAMA BILATERAL DENGAN KOREA SELATAN DARI PERSPEKTIF KONSTRUKTIVISME
Authors: Farasi, Neni Gusti Endang
Keywords: Diplomasi Kesehatan, Kerjasama Bilateral, Konstruktivisme,Indonesia, Korea Selatan
Issue Date: Dec-2023
Publisher: Universitas Potensi Utama
Abstract: Diplomasi kesehatan telah menjadi topik krusial dalam menghadapi tantangan global seperti pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya diplomasi kesehatan Indonesia melalui kerjasama bilateral dengan Korea Selatan dalam konteks pandemi, dengan pendekatan konstruktivisme sebagai kerangka analisis. Konstruktivisme menekankan peran norma, identitas, dan pandangan bersama dalam membentuk dinamika hubungan internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggali data dari berbagai sumber seperti dokumen resmi, laporan berita, buku, jurnal, situs web serta dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa diplomasi kesehatan Indonesia-Korea Selatan selama pandemi COVID-19 tercermin dalam kerjasama intensif yang mencakup pertukaran informasi, bantuan medis, dan kolaborasi penelitian. Pandemi telah memunculkan kebutuhan akan koordinasi global, dan dalam konteks ini, konstruktivisme membantu memahami bagaimana norma baru mengenai kerjasama kesehatan global berkembang. Dari perspektif konstruktivisme, diplomasi kesehatan Indonesia-Korea Selatan memperlihatkan adanya interaksi yang kompleks antara norma dan identitas. Keduanya mengampanyekan prinsip-prinsip kerjasama, solidaritas, dan keterbukaan, yang muncul sebagai respons terhadap tekanan pandemi. Diplomasi kesehatan juga membentuk identitas keduanya sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam menghadapi krisis kesehatan. Norma dan identitas ini terus berubah dan berinteraksi melalui proses sosial, dan konstruktivisme membantu dalam melacak dinamika tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini mengilustrasikan bahwa diplomasi kesehatan Indonesia-Korea Selatan dalam pandemi merupakan fenomena yang kompleks dan kaya akan makna. Pendekatan konstruktivisme membantu menganalisis bagaimana norma, identitas, dan interaksi sosial membentuk hubungan diplomatik dalam konteks krisis kesehatan global. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana negara-negara dapat membangun kerjasama kesehatan melalui upaya diplomasi yang konstruktif, serta menghadapi tantangan yang muncul dengan cara yang produktif.
URI: http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5750
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BAB 2.pdf151.38 kBUnknownView/Open
BAB 5.pdf96.28 kBUnknownView/Open
Abstrak.pdf28.96 kBUnknownView/Open
BAB 1.pdf243.78 kBUnknownView/Open
BAB 4.pdf201.06 kBUnknownView/Open
Daftar Pustaka.pdf173.84 kBUnknownView/Open
BAB 3.pdf138.97 kBUnknownView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.