Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5075
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorJANUARDAN-
dc.date.accessioned2022-02-16T06:57:25Z-
dc.date.available2022-02-16T06:57:25Z-
dc.date.issued2021-12-
dc.identifier.urihttp://repository.potensi-utama.ac.id/jspui/jspui/handle/123456789/5075-
dc.description.abstractSelama ini penerimaan karyawan yang baru masuk ke dalam suatu perusahaan hanya bertahan dalam jangka waktu yang pendek saja. Alasan yang utama adalah kesalahan penerimaan karyawan. Setelah penerimaan, ternyata karyawan ini tidak memiliki kemampuan maupun kualifikasi seperti yang dibutuhkan oleh pekerjaan tersebut. Proses penerimaan karyawan masih belum dilakukan secara professional, tetapi dilakukan dengan cara-cara penyuapan, pertemanan, atau hubungan keluarga. Hal ini terjadi karena tidak ada metode standar yang sistematis untuk menilai kelayakan calon karyawan. Metode yang digunakan dalam sistem pengambilan keputusan ini adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW), karena dapat menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif yang dimaksud adalah yang berhak diterima sebagai karyawan baru berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan. Dengan proses perangkingan tersebut, diharapkan penilaian akan lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot yang sudah ditentukan sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih akurat terhadap siapa yang akan diterima menjadi karyawan di suatu perusahaan. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Penerimaan Karyawan, SAWen_US
dc.publisherUNIVERSITAS POTENSI UTAMAen_US
dc.subjectSelama ini penerimaan karyawan yang baru masuk ke dalam suatu perusahaan hanya bertahan dalam jangka waktu yang pendek saja. Alasan yang utama adalah kesalahan penerimaan karyawan. Setelah penerimaan, ternyata karyawan ini tidak memiliki kemampuan maupun kualifikasi seperti yang dibutuhkan oleh pekerjaan tersebut. Proses penerimaan karyawan masih belum dilakukan secara professional, tetapi dilakukan dengan cara-cara penyuapan, pertemanan, atau hubungan keluarga. Hal ini terjadi karena tidak ada metode standar yang sistematis untuk menilai kelayakan calon karyawan. Metode yang digunakan dalam sistem pengambilan keputusan ini adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW), karena dapat menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif yang dimaksud adalah yang berhak diterima sebagai karyawan baru berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan. Dengan proses perangkingan tersebut, diharapkan penilaian akan lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot yang sudah ditentukan sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih akurat terhadap siapa yang akan diterima menjadi karyawan di suatu perusahaan. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Penerimaan Karyawan, SAWen_US
dc.titleSISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENERIMAAN KARYAWAN PADA PT. ADIPA KARYA MENGGUNAKAN ALGORITMA SAWen_US
dc.typeOtheren_US
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BAB I.pdf188.66 kBAdobe PDFView/Open
BAB III.pdf634.27 kBAdobe PDFView/Open
BAB V.pdf9.25 kBAdobe PDFView/Open
BAB IV.pdf1.02 MBAdobe PDFView/Open
BAB II.pdf275.1 kBAdobe PDFView/Open
DAFTAR PUSTAKA.pdf154.87 kBAdobe PDFView/Open
ABSTRAK.pdf82.83 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.